Tersesat di Jalan Tembus Jabung-Pasuruan, Pemotor Hubungi 110 Polres Malang

Tersesat di Jalan Tembus Jabung-Pasuruan, Pemotor Hubungi 110 Polres Malang

Malang - Seorang pemotor tersesat saat mencari jalan tembus menuju rumahnya di wilayah Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Karena kondisi jalan minim penerangan dan berkelok, pemotor tersebut kehilangan arah hingga berputar-putar di kawasan yang jauh dari permukiman.

Pemotor berinisial MN (23), warga Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, awalnya hendak mencari jalur tembus menuju rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Namun, perjalanan justru membawanya masuk ke kawasan hutan di sekitar Dusun Tengo, Desa Kemiri, Kecamatan Jabung.

Kondisi jalan yang gelap dengan penerangan minim serta banyak tikungan membuat MN kesulitan mengenali arah. Ia kemudian terus berkendara hingga semakin jauh dari permukiman dan tidak menemukan jalan untuk kembali.

Dalam kondisi tersebut, MN yang mulai merasa takut kemudian menghubungi Call Center 110 Polres Malang pada Minggu (30/8/2026). Ia melaporkan bahwa dirinya tersesat di kawasan hutan dan meminta bantuan petugas kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, petugas SPKT Polsek Jabung langsung bergerak menuju lokasi yang disampaikan pelapor. Empat personel diterjunkan untuk mencari keberadaan MN.

Petugas kemudian menyusuri kawasan sekitar Dusun Tengo, Desa Kemiri, hingga akhirnya menemukan MN. Polisi selanjutnya mengevakuasi pemotor tersebut keluar dari kawasan hutan dan mengantarnya hingga perbatasan Kabupaten Pasuruan.

Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan laporan masyarakat melalui layanan 110 langsung ditindaklanjuti petugas di lapangan.

"Begitu menerima laporan, anggota Polsek Jabung langsung bergerak menuju lokasi untuk mencari keberadaan pelapor. Saat itu yang bersangkutan tersesat karena kehilangan arah di jalur yang minim penerangan dan kondisi jalannya berkelok," kata Budiono, Selasa (1/9/2026).

Menurut Budiono, petugas memastikan MN dapat keluar dari kawasan tersebut dengan aman sebelum melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.

"Setelah ditemukan, petugas membantu mengevakuasi dan mengantarkan yang bersangkutan sampai ke perbatasan Kabupaten Pasuruan. Ini merupakan bentuk respons kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan melalui layanan 110," ujarnya.

Budiono mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalur yang belum dikenal, terutama pada malam hari.

"Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati ketika memilih jalan tembus, terlebih yang melintasi kawasan hutan dengan penerangan minim. Jika kehilangan arah atau menghadapi situasi darurat, segera mencari tempat yang aman dan dapat menghubungi layanan 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian," pungkasnya.